oleh

Fahri Hamzah: Elite Harus Saling Percaya, Pengarang Fiksi Korupsi Minggir Dulu

Jakarta, liputan.co.id – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah meminta Presiden Joko Widodo tidak memperpanjang masa transisi. Caranya menurut Fahri, membangun rasa saling percaya di antara para elite bangsa dan pimpinan lembaga-lembaga negara.

Permintaan tersebut pengakuan Fahri, terinspirasi dari kunjungan delegasi DPR RI ke Negara Turki dan bertemu dengan Ketua Parlemen Turki, Ismael Kahraman.

Loading...

“Saya tertarik dengan pemikiran Ketua DPR Turki yang mendorong Turki untuk konsolidasi setelah berakhirnya kudeta gagal. Rasanya belum lama kudeta gagal itu terjadi. Tapi dalam waktu singkat Parlemen Turki berhasil mendorong Presiden Turki untuk mengikis saling curiga di antara pimpinan lembaga negaranya sehingga untuk urusan itu sudah selesai dan antar-lembaga negara sudah dalam posisi saling percaya,” kata Fahri, di Jakarta, Minggu (1/10/2017).

Baca Juga :   Vivo Indonesia Bersama Aksi Cepat Tanggap Beri Donasi untuk Bencana Palu dan Donggala

Berbeda dengan apa yang terjadi di Indonesia. Menurut Fahri, ada kecenderungan semua presiden di era reformasi memperpanjang masa transisi. “Ini bisa fatal akibatnya karena ada kesan pembiaran terhadap saling curiga di antara elite bangsa dan pimpinan lembaga-lembaga negara. Kepala BIN kemana, Panglima TNI dan Kapolri juga entah kemana dalam rangka membangun saling percaya di antara pimpinan lembaga-lembaga negara,” ujar dia.

Selaku pimpinan DPR RI imbuh wakil rakyat dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat itu, institusinya ingin sekali memperkuat pemerintahan Jokowi-JK untuk membangun saling percaya di antara pimpinan lembaga negara.

“Usul saya, semua tindakan yang mengarah kepada kecurigaan terhadap institusi pemerintah dengan cara menyerang lewat cerita fiksi korupsi minggir dulu dan pimpinan lembaga negara duduk bersama dalam rangka membangun saling percaya tadi,” pungkasnya.

Baca Juga :   Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Ketua DPR Nyatakan Duka Cita