oleh

Demi Game Arena of Valor, Seorang Pria Tega Ceraikan Istri dan Telantarkan Anaknya

Segala hal dilakukan bagi gamers agar dapat memainkan game kesukaannya, termasuk menceraikan istri dan mengabaikan anak kandung yang masih balita.

Ya, kejadian ini benar-benar terjadi di Malaysia. Seorang pria mengusir dan menceraikan istrinya agar bisa fokus memainkan game multiplayer online battle arena (MOBA) Arena of Valor.

Tak hanya itu, pria yang tak diketahui identitasnya tersebut juga dikabarkan menelantarkan anaknya.

Pria berusia 25 tahun itu bertemu dengan istrinya yang berasal dari Tiongkok, sekitar enam tahun lalu. Mereka jatuh cinta dan menikah.

Keharmonisan rumah tangga mereka seketika hilang. Arena of Valor mengubah pribadi pria itu. Awalnya, sang istri menerima kebiasaan suaminya. Bahkan ikut bermain sambil menemaninya.

Baca Juga :   OSO Dukung Indonesia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Namun, saat suaminya mengeluh bahwa teknik yang dimainkan istrinya tak bagus, dia mulai memutuskan keluar dan bermain dengan teman-temannya hingga dini hari.

Wanita itu bahkan telah mencoba membuat suaminya berhenti bermain game agar bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk menemaninya dan anak perempuannya. Sayangnya, itu tidak berhasil.

“Tidak ada masalah, apa yang saya lakukan atau katakan. Dia tidak akan mendengarkan dan mengabaikan saya juga sang anak karena keranjingan main game,” kata wanita itu.

Karena tak tahan dengan ulah suaminya, wanita itu memutuskan untuk melakukan hal gila.

Suatu malam saat suaminya tidur, dia memutuskan menggunakan ponsel suaminya untuk masuk ke akun Arena of Valor miliknya.

Baca Juga :   OPPO Memberi Kesempatan Kepada Mitra untuk ‘Lebih Dekat’ di Acara Inovasi 2019

Kemudian dia menjual semua prestasi di game milik suaminya. Tindakan ini sama dengan “me-restart” permainan dari semula.

Ketika pria itu tahu ulah sang istri, dia sangat geram. Di depan orang tuanya, pria itu memarahi dan meminta istrinya untuk meninggalkan rumah.

Dia bahkan mengatakan akan menceraikan istrinya. Kini wanita itu hanya ingin mendapatkan hak asuh atas anak perempuannya, dan membesarkannya di Tiongkok. (worldofbuzz/fjr)

Loading...
loading...