oleh

GP Ansor Malteng Gelar Deklarasi Rabu Putih

MASOHI, LIPUTAN.CO.ID-Sejumlah pengurus Cabang, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), gelar deklarasi rabu putih, bertempat di Tuguh Pamahanunusa, Kota Masohi Malteng.

Deklarasi yang digelar, pagi tadi pukul 11:00 wit, Rabu 10 April 2019, dan dibaringi dengan orasi orasi singkat yang dimulai dari Bundaran Kota Masohi dan berakhir di Tugu Pamahanunusa itu, bertalian dengan H-7 Pemilu 17 April nanti.

Dalam naskah deklarasi yang dibacakan koordinator aksi Talib Tomagola dan dikuti peserta deklarasi, menyebutkan ada enam poin, yang berkaitan dengan maraknya hoaks, fitnah dan ujaran kebencian yang mewarnai kontestasi politik dalam beberapa bulan terakhir baik aktifitas nyata maupun media sosial jelang Pemilu 2019.

"GP Ansor memandang fenomena maraknya hoaks, fitnah dan ujaran kebencian telah mengakibatkan masyarakat terbelah dan mulai timbul rasa saling tidak percaya di tengah masyarakat. Jika hal demikian dibiarkan terus berlangsung, maka akan merusak tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," bunyi poin satu nakah deklarasi.

Baca Juga :   Polres Ciko Bongkar Peredaran Sembako Kadaluarsa

Selanjutnya dalam poin dua naskah deklarasi yang ditandatangani ketua dan sekretaris Cabang GP Ansor Malteng, Ahmad Talaohu dan La Samsi Madaud menyebutkan, GP Ansor mengajak masyarakat Malteng memerangi hoaks, fitnah dan ujaran kebencian dan menciptakan kesejukan di sisa 7 hari jelang pemungutan suara Pemilu 2019.

"GP Ansor meminta masyarakat tidak mempercayai isu akan adanya kerusuhan menjelang saat dan paska Pemilu 2019, dan tidak perlu khawatir akan adanya intimidasi dari kelompok tertentu.
GP Ansor mendorong sekaligus percaya Polri dibantu TNI bertindak profesional dalam menjamin stabilitas politik dan keamanan Pemilu 2019. Oleh karena itu, masyarakat dihimbau tidak perlu ragu menggunakan hak pilih mereka pada 17 April 2019 mendatang," bunyi poin 3 dan 4.

Baca Juga :   Usai Bahas RPJMD Malteng, Ketua Pansus Harap Pemda Komitmen

Tidak hanya itu dikatakan, Pimpinan Pusat GP Ansor menginstruksikan kepada semua kader GP Ansor dan Banser untuk membantu Polri dan TNI mengamankan situasi hari pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS-TPS seluruh Indonesia.

"Demi mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai dan demokratis, GP Ansor mendeklarasikan gerakan ”Rabu Putih”, yaitu sebuah gerakan masyarakat yang bertujuan memaksimalkan tingkat partisipasi pemiIih Indonesia datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya/mencoblos pada Pemilu 17 April 2019 secara bebas dan nyaman, tanpa rasa takut atau merasa terintimidasi oleh kelompok mana pun," bunyi poin enam naskah itu.

Talib Tomagola usai Deklarasi kepada Liputan.co.id mengatakan, gerakan moril yang dilakukan merupakan panggilan hati GP Ansor dalam melihat fenomena ketegangan jelang pemilu. Oleh karena itu dia berharap dengan deklarasi itu, dapat dicena dan diikuti untuk mensukseskan pemilu damai dan bermartabat.

Baca Juga :   Insiden Crane Ambruk, KSOP Tanjung Emas Pastikan Layanan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal

"Kita harus menjaga keamanan dan stabilitas dalam pemilu ini agar bisa berjalan aman sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama. Oleh karenanya dengan ini (Deklarasi) kita menghindari hoax fitnah dalam pesta demokrasi," harapnya.

Oleh karena itu kata Tomagola, GP Ansor Malteng berharap masyarakat harus bahu membahu sukseskan pemilu. "Oleh karena itu kami dari GP Ansor mengajak masyarakat Maluku Tengah dari semua elemen mengawasi pesta demokrasi sehingga tidak ada ganguan keamanan.," harapnya.

Loading...
loading...