oleh

Anthon Sihombing Setuju Maskapai Asing Masuk, Asal…

Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI Anthon Sihombing mendorong penambahan anggaran di setiap Eselon I Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Alasannya, selama ini hasil kinerja Kemenhub dia nilai sudah maksimal, namun anggaran yang dimiliki Kemenhub masih memprihatinkan.

“Anggaran di setiap Eselon I Kementerian Perhubungan harus ditambah, khususnya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Darat,” kata Anthon saat mengikuti Rapat Kerja Pembicaraan Pendahuluan RKA-KL dan RKP 2020 dengan Kementerian Perhubungan, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan – Jakarta, Kamis (13/6/2019).

Bahkan politikus Partai Golkar ini mengimbau Pemerintah agar tidak kalah dari swasta, apalagi kepada pengusaha, terutama dalam penetapan harga tiket pesawat. Anthon juga menyetujui masuknya maskapai perusahaan asing bisa, namun tapi melalui harus melalui seleksi yang sangat ketat.

Baca Juga :   Embay Mulya Syarief Apresiasi Jokowi, Masyarakat Banten Dukung Ma'ruf Amin

“Jika hanya Garuda Indonesia dan Lion Air yang berkiprah, mereka akan menguasai harga, sehingga terjadi kartel. Saya setuju masuknya maskapai asing, asalkan dengan seleksi ketat. Kemenhub memiliki wewenang membahas anggaran batas bawah sampai batas atas. Komisi V juga akan berkoordinasi dengan Komisi VI untuk menjembatani Kemenhub dengan Kementerian BUMN apabila harga avtur masih mahal,” tandas Anthon.

Anggota DPR dari daerah pemilihan Sumatera Utara III ini juga mengingatkan Pemerintah, khususnya Kemenhub untuk mengkaji ulang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang dikenakan terhadap maskapai penerbangan. Komisi V ujarnya, akan membahas secara khusus dalam Raker dengan setiap Eselon I Kemenhub.

“Jangan sampai semua maskapai dikenakan PPN 10 persen. Karena yang menyebabkan tiket pesawat mahal bukan karena hanya avtur saja, melainkan juga karena PPN yang diserahkan kepada Pemerintah. Komisi V dalam waktu dekat akan membahas anggaran serta program kerja dari tiap Eselon I Kemenhub,” pungkas Anthon.

Baca Juga :   Ma'rufnomics dan Gerakan Rabu Putih warnai Kampanye Kiai Ma'ruf

Sedangkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan hal yang paling mendapat sorotan dari Komisi V DPR terhadap Kemenhub adalah diupayakannya penambahan angkutan darat, seperti kereta api (KA).

“Oleh karena itu, ada usulan untuk meningkatkan anggaran di Dirjen Perhubungan Darat. Juga, bagaimana kita berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia untuk penambahan rolling stock. Sehingga, angkutan darat dan KA itu menjadi satu hal yang masif,” imbuh Menhub.

Loading...
loading...