oleh

Bercerai, Wanita Ini Dapat Ganti Rugi Milyaran Rupiah

LIPUTAN.CO.ID –  Hakim pengadilan di Argentina memerintahkan seorang pria untuk membayar ganti rugi pada mantan istrinya yang selama menikah menjadi ibu rumah tangga.

Dilansir dari laman Clarin.com, selama hampir 30 tahun menikah seorang wanita berinisial ML mengurus rumah tangga sementara sang suami pergi bekerja. ML sebetulnya adalah seorang sarjana ekonomi. Namun ia mengeyampingkan karirnya untuk mengurus rumah dan anak-anaknya.

Loading...

Pasangan tersebut dikabarkan berpisah pada tahun 2009 dan bercerai dua tahun kemudian. Saat ditinggalkan ML sudah berusia 60 tahun dan terlalu tua untuk memulai kembali kariernya. ML mengalami kesulitan finansial karena tidak dapat bekerja. Sedangkan suaminya hidup enak.

Hakim menyatakan bahwa terdakwa meninggalkan istrinya yang pada usianya seharusnya mendapatkan tunjangan pensiun. Ketergantungan ekonomi istri pada suami adalah salah satu mekanisme yang membuat hierarki perempuan terpinggirkan di mata masyarakat. Disebagian besar keluarga kebanyakan perempuan dibebani dengan tuntutan mengurus rumah tangga dan merawat anak-anak. Bahkan ketika mereka ketika mereka juga mempunyai kegiatan diluar itu.

Baca Juga :   Warganet Ejek Aturan Saudi Tentang Larangan Keras Berjoget Bagi Perepuan saat Konser

Oleh karena itu hakim memerintahkan sang suami untuk memberikan ganti rugi sebesar delapan juta Peso atau sekitar dua setengah milyar Rupiah. Wakil Direktur Tim Keadilan dan Gender Amerika Latin (ELA), Lucia Martelotte mengatakan, keputusan ini di akui sangat fresh karena berarti telah diakui bahwa mengurus rumah tangga adalah sebuah pekerjaan yang menyita waktu dan membutuhkan keterampilan namun pada kenyataannya wanita sering tidak diperhatikan dan tidak mendapatkan upah untuk itu. Ia juga manambahkan, wanita Argentina yang telah memiliki anak dan bekerja, mendapat upah lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Sementara itu secara keseluruhan pria Agrentina memiliki gaji pekerjaan lebih tinggi ketimbang wanita. Hakim menjelaskan jumlah kompensasi yang diminta terbilang masuk akal, bila melihat situasi ekonomi diantara mantan suami istri tersebut. Para pengacara di Argentina menyebutkan keputusan ini sangat mengejutkan dan jumlah biaya setinggi ini belum pernah di ajukan sebelumnya. (mbh)