oleh

Disertasi Dosen IAIN Surakarta Dinilai Tak Berdasar Landasan Konkret

Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Musthafa Bakri menilai disertasi seks pranikah yang ditulis oleh Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Abdul Aziz tidak berdasarkan landasan-landasan konkret dalam bidang agama. Akibatnya menurut Musthafa, bisa membahayakan kebebasan pemikiran itu sendiri.

“Saya pernah ditanyakan, kenapa di Indonesia begitu bebas melakukan pemikiran, tanpa landasan-landasan konkret dalam hal bidang agama khususnya. Dan ini terjadi di Indonesia, tepatnya IAIN Surakarta,” ujar Musthafa, saat Rapat Kerja dengan Menteri Agama, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Musthafa melihat, sudah sejak lama ada sejumlah pengajar di IAIN yang mengajar tidak sesuai dengan ketentuan agama yang berlaku. “Pemikiran-pemikiran yang tidak benar sudah banyak di sini, bahkan sejak saya masih di sana. Tentunya waktu itu saya sudah banyak melakukan protes-protes, walaupun waktu itu cuma enam bulan di sana,” ungkapnya.

Baca Juga :   Perangi Hoaks, Gus Oqi Gandeng Milenial Sumut

Untuk itu, politisi Partai Golkar tersebut mengharapkan adanya sosialisasi yang jelas antara pihak terkait hingga Kementerian Agama, sehingga masalah-masalah tersebut dapat cepat terselesaikan.

“Harus ada diskusi bersama-sama antara pihak terkait, hingga permasalahan ini jelas dan selesai dengan cepat,” saran Anggota DPR RI dari daerah pemilihan DKI Jakarta II ini.

Diketahui disertasi Abdul Aziz berjudul “Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital” diujikan di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta pada 28 Agustus lalu. Namun disertasi tersebut ternyata menimbulkan kontroversi karena dianggap menghalalkan hubungan seksual di luar pernikahan.

Loading...
loading...