oleh

Kuasai 30,14 Persen, Latuconsina Harap Pimpinan DPD Ada Perempuan

Liputan.co.id, Jakarta – Keterwakilan perempuan dalam politik Indonesia di Pemilu 2019 ini cukup signifikan, baik di DPD-RI maupun DPR-RI.

Tercatat sebanyak 42 Anggota DPD-RI terpilih pada Pemilu 2019 ini adalah perempuan, dari jumlah keseluruhan sebanyak 136 anggota. Artinya, keterwakilan perempuan di DPD-RI sebesar 30,14 persen.

Atas dasar itu, Anggota DPD-RI terpilih asal Maluku, Ana Latuconsina menyarankan agar kondisi ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Anggota DPD-RI, terkhusus perempuan dalam mengawal setiap rancangan Undang-Undang (UU) yang akan digodok bersama DPR-RI.

“Dengan kewenangan terbatas ini, saya ingin mengajak kita teman-teman DPD-RI yang kebetulan ada disini juga, terkhusus perempuan di DPD. Kita bersyukur kali ini sangat istimewa, karena melampawi 30 persen yang di amanatkan oleh UU untuk diakomodir dalam politik,” ujar Latuconsina pada acara Peningkatan Kapasitas Perempuan Anggota DPR, DPD dan DPRD Hasil Pemilihan Umum 2019 Tentang Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Hotel Peninsula, Jakarta Barat pada, Senin (2/9).

Baca Juga :   DPD RI akan kaji RUU Khusus Provinsi Bali

“Tapi DPD-RI yang non-partai ini telah mencapai 42 anggota perempuan dari 136 anggota DPD-RI yang ada. Itu artinya 30,14 persen perepuan ada di DPD-RI,” sambungnya.

Dikatakan Latuconsina, dengan jumlah yang signifikan ini bisa menjadi angin segar bagi Anggota DPD perempuan dalam posisi alat perlengkapan dewan, atau menduduki posisi pimpinan DPD-RI di periode 2019-2024.

“Saya berharap 42 perempuan DPD ini bisa mendominasi alat perlengkapan. Jadi teman-teman, tolong kita perempuan mendominasi semua pimipinan alat kelengkapan, bila perlu pimpinan DPD-RI harus ada perempuannya,” harap Anggota DPD-RI tiga periode ini.

Menurut politisi senior asal Maluku ini, peningkatan jumlah perwakilan perwmpuan dalam politik nasional, merupakan salah satu kemajuan yang besar, baik di DPD maupun DPR-RI

Baca Juga :   Ingat! Tugas DPD Hanya Membahas RUU

“Ini satu kemajuan yang hebat sekali, dimana jumlah yang baru pernah terjadi yaitu, sejumlah 42 perempuan di DPD-RI dan juga DPR-RI sebanyak 20 persen. Ini satu kemajuan yang sangat pesat,” akuinya.

Dengan jumlah yang signifikan ini, lanjut Latuconsina, perlu ada sinergitas antata Anggota DPD-RI perempuan dan DPR-RI perempuan dalam menggolkan setiap rancangan UU. “Sehingga apa yang diajak oleh ibu Ifa tadi, kita perempuan ayo. Apa harus kita kerjakan,” jelasnya.

Diketahui, acara Peningkatan Kapasitas Perempuan Anggota DPR, DPD dan DPRD Hasil Pemilihan Umum 2019 Tentang Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Hotel Peninsula ini dihadiri oleh Menteri Keperempuanan Yohana Yembise, Ketua Komisi VIII DPR-RI Ali Taher, Anggota DPD, DPR-RI perempuan terpilih dan Anghota DPRD. (***)

Loading...