oleh

Dirut KAI Resmikan Monumen MPJR VDM 800 GS di Daop 3 Cirebon

Bertepatan dengan Hari Pahlawan, Minggu (10/11), Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Edi Sukmoro meresmikan monumen Mesin Perawatan Jalan Rel (MPJR) VDM (Vehicle Dumping Machine) 800 GS yang menghiasi halaman depan Kantor KAI Daop 3 Cirebon.

Penggunaan VDM 800 GS menjadi spesial karena merupakan monumen MPJR pertama yang ada di Indonesia. Acara peresmian monumen VDM 800 GS ini, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Dirut KAI beserta jajaran Direksi KAI lainnya dan Dirut PT Reska Multi Usaha, M. Sahli disaksikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Abdullah Syukur yang mewakili Walikota Cirebon beserta jajaran Daop 3.

Loading...

Edi Sukmoro menyampaikan bahwa pembangunan monumen ini dilatarbelakangi sebagai wujud apresiasi dan mengenang beroperasinya Mesin Mekanik Perawatan Jalan Rel VDM 800 GS di wilayah kerja perkeretaapian Indonesia.

Baca Juga :   Mentan SYL Perhatian Khusus Riset dan Teknologi Pertanian

“Monumen Mesin Mekanik Perawatan Jalan Rel VDM 800 GS juga sebagai simbol bahwa PT KAI siap dengan prasarana jalan rel yang andal, untuk mensupport kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api,” ujarnya.

Dengan berdirinya monumen ini, diharapkan dapat menjadi penyemangat jajaran KAI untuk selalu kuat, kokoh dan optimis dalam meningkatkan kehandalan dan kecepatan prasarana kereta api, serta terus berinovasi untuk kemajuan perusahaan.

Mesin Perawatan Jalan Rel VDM 800 GS yang kini digunakan sebagai monumen, telah beroperasi kurang lebih selama 22 tahun. Tercatat pada tahun 2010 lalu, VDM 800 GS ini dinyatakan sudah tidak beroperasi dan berada di emplasemen Balai Yasa Mekanik Cirebon Prujakan.

Baca Juga :   Seperti Ini Persepsi Delegasi Parlemen Uni Eropa Terhadap Perppu Ormas

Melihat hal tersebut, Daop 3 Cirebon berinisiatif menjadikannya monumen yang juga diharapkan menjadi salah satu ikon di kota Cirebon dimana lokasinya bersebelahan dengan Balaikota Cirebon.

Keberadaan monumen ini dapat dijadikan sebagai sarana edukasi dan pembelajaran terkait perkeretaapian serta menjadi kebanggaan baru bagi masyarakat Kota Cirebon sehingga semakin mencintai transportasi kereta api.

Hadirnya monumen ini juga turut mempercantik dan menambah daya tarik pariwisata Kota Cirebon seiring dengan pembenahan dan penataan kota yang sedang berjalan. (kai)