oleh

Politisi PDIP Minta Ombudsman Tak Ramai di Media

Jakarta – Anggota Komisi II DPR RI Johan Budi S Pribowo meminta Komisioner Ombudsman RI untuk aktif memberikan rekomendasi terhadap kasus atau laporan tentang pelayanan publik yang masuk kepada pihak terkait. Selama ini menurut mantan Jurubicara KPK itu, Ombudsman ramai berkomentar dan memberikan statemen di media massa.

“Senada dengan teman-teman, kami mendukung penuh apa yang dilakukan Ombudsman, termasuk harapan-harapan yang ingin dicapainya. Namun beberapa waktu lalu banyak sekali pemberitaan tentang statemen-statemen yang dikeluarkan Komisioner Ombudsman,” kata Johan, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI dengan Ombudsman RI, di ruang rapat Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Loading...
Baca Juga :   Pilpres 2019, PAN akan Mendukung Prabowo? Zulhas Bilang Begini...

Padahal lanjutnya, dari penjelasan tadi, hasil akhir yang dilakukan Ombudsman adalah dalam bentuk rekomendasi. Namun yang ramai di media massa adalah komentar Komisioner Ombudsman. “Saya belum lihat apa hasil rekomendasinya?,” ujar Politisi PDI Perjuangan itu.

Ia mencontohkan komentar Komisioner Ombudsman yang dimuat di beberapa media massa tentang lamanya P18 dalam sebuah kasus korupsi di Depok. Namun ketika itu tidak terlihat sama sekali apa rekomendasi Ombudsman, agar pelaksanaan P18 itu dapat lancar. “Harusnya, tugas utama Ombudsman itu hasil akhirnya memberikan rekomendasi, agar pelaksanaan pelayanan publik dapat berjalan dengan baik, tidak terjadi maladministrasi atau tidak terjadi KKN,” kata Johan.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai mengakui bahwa pihaknya memang jarang mengeluarkan rekomendasi. Bahkan pada tahun 2018 lalu Ombudsman hanya memberikan empat rekomendasi, selebihnya merupakan saran. Pihaknya juga membentuk Tim Resolusi Monitoring (Resmon) yang akan memonitori pelaksanaan saran dan rekomendasi yang diberikan. Saran bisa berubah menjadi rekomendasi jika tidak dilakukan perbaikan.

Baca Juga :   PDI-P Tawarkan 3 Opsi Pemilihan Pimpinan MPR RI

“Saya berterimakasih atas masukan dari Komisi II DPR yang notabene sangat berpengalaman di bidang media massa. Ke depan akan lebih berhati-hati dalam mengeluarkan statemen dan komentar di media massa,” janjinya.