oleh

Sekneg Dinilai Tak Efektif Kelola Komunikasi dengan MPR

Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah menyatakan Sekretariat Negara (Sekneg) adalah jantungnya Negara. Masalahnya menurut Basarah, Sekneg tidak efektif dalam mengelola komunikasi dengan MPR RI sehingga Presiden bernada tingi dalam merespon berbagai wacana yang datang Anggota MPR RI.

“Sekretariat Negara adalah jantung Negara. Mestinya mampu menjelaskan berbagai wacana yang muncul dari Anggota MPR RI,” kata Basarah, dalam diskusi Empat Pilar MPR bertajuk “Pelaksanaan Rekomendasi MPR 2014-2019”, di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan -Jakarta Jumat, (6/12/2019).

Misalnya lanjut Politisi PDI Perjuangan ini, secara kelembagaan MPR RI tidak pernah berdiskusi mengenai penambahan masa jabatan Presiden atau pemilihan Presiden oleh MPR RI.

Baca Juga :   Bamsoet Risau karena Pemilu Jadi Ajang Saling Menyudutkan

“Tapi karena Sekneg tidak mengelola komunikasi itu, membuat Presiden bernada tinggi meresponnya,” tegas Basarah.

Padahal kata Wakil Rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur V itu, soal periode jabatan Presiden dan pemilihan Presiden oleh MPR RI sama sekali tidak ada tertulis dalam Rekomendasi MPR RI periode 2014-2019 yang diserahkan kepada MPR RI periode 2019-2014.

Loading...