LIPUTAN.CO.ID

Gaya Hidup

Begini Penderitaan Punya Payud*ra Besar Hasil Implan

Setiap wanita diciptakan dengan ukuran buah dada yang berbeda-beda. Namun bisa dipastikan, tidak sedikit dari mereka yang mendambakan payud*ra indah dengan ukuran yang besar.

Menurut American Society of Plastic Surgeons (ASPS), di negeri Paman Sam sendiri, setidaknya ada 290.467 prosedur operasi payud*ra pada tahun 2016 lalu. Angka ini meningkat 4 persen dari tahun sebelumnya dan 37 persen sejak tahun 2000.

Angka di atas tentunya menunjukan seberapa antusiasnya para wanita terhadap implan payud*ra. Namun apakah mempercantik diri dengan menambah ukuran payud*ara itu worth it dilakukan?

Berikut beberapa curahan hati mereka yang melakukan implan payud*ra seperti diambil dari WomensHealthMag.com:

1. Devi Lailey (33) – Jangan sembarang pilih dokter

  Ngeluh Sakit Saat Kencing, Ternyata Ada Batu Empedu Seberat 7 kilo

“Banyak gadis-gadis yang menginginkan payud*ranya dipercantik namun tidak memiliki dana yang cukup. Waktu itu aku masih muda dan memiliih (dokter) sesuai kemampuanku,” kata Devi.

Yang ia sesalkan adalah ketika jahitan bekas operasi terbuka, dokternya hanya menjawab enteng bahwa luka tersebut akan tertutup dengan sendirinya. Alhasil, ia mendapatkan bekas luka jahitan yang tidak indah untuk dilihat. Sejak saat itu ia harus menabung banyak uang dan pada tahun 2013 lalu berhasil menjalani operasi revisi luka dengan dokter yang benar-benar memiliki kompetensi dibidang itu.

2. Lauren (36) – Rasa sakitnya luar biasa

“Terkadang bagian samping payud*raku terasa sangat menyakitkan, ketiakku terasa seperti ditusuk, terlebih ketika aku mengangkat tangan. Tiga hari pertama adalah yang terburuk,” kata Lauren

  Cara yang Benar Atasi Hidung Mimisan

Bahkan setelah satu minggu setelah operasi, ia tidak mampu mengangkat secangkir susu. Sembilan hari setelah itu baru dapat beraktifitas, namun harus menghindari hal-hal yang berat.

3. Jessica (33) – Butuh waktu lama untuk terbiasa

“Aku merasa payud*raku sangat besar dan terlihat palsu. Karenanya, aku takut terlihat kegemukan saat mengenakan pakaian longgar,” kata Jessica.

Meski hanya butuh 3 bulan baginya untuk sembuh total pasca operasi, namun ia memerlukan 1 tahun lamanya untuk dapat terbiasa dengan implannya. Tidak hanya itu, ia bahkan harus merelakan pakaian lamanya untuk orang lain lantaran tidak lagi bisa ia gunakan.

“Ukuran bajuku kini berubah, bahkan mempengaruhi ukuran rok dan celana pendekku. Banyak pakaianku yang akhirnya aku donasikan,”

  Sejarah Mencatat bahwa Asal Buah Kiwi Bukanlah dari Selandia Baru

(ruf)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!