LIPUTAN.CO.ID

Nasional

Kepala Staf Kepresidenan: Saya Bangga dengan AJO Indonesia

Moeldoko dan Rival Achmad Labbaika

Jakarta, liputan.co.id – Kepala Staf Kepresidenan DR Moeldoko menyatakan bangga atas lahirnya Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia yang mengusung Visi besar membangun sindikasi media online di Indonesia dalam satu Aplikasi Super (Super Apps) Berita Terbaru (BETTER) Indonesia.

Pernyataan tersebut dinyatakan Moeldoko saat menerima audiensi Ketua Umum DPP AJO Indonesia Rival Achmad Labbaika beserta jajarannya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

“Menyaksikan presentasi dari ketua umum tadi, saya memberikan apresiasi dan rasa bangga atas ide dan konsep Aliansi Jurnalisitik Online Indonesia melalui Super Apps BETTER Indonesia. Kita memang harus lebih baik dan menjadi baik,” kata Moeldoko.

  Jokowi-Fahri Saling Sindir Soal Sponsor RUU

Lebih lanjut, Panglima TNI periode 2013-2015 ini mengungkap hasil survei dan temuannya di mana saat ini ada sekitar sekitar 43 ribu media online di Indonesia dengan spesifikasi sekitar 90 persen dengan konten politik dan 80,8 persen diantaranya terindikasi bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Selain bermuatan SARA, media online menurut Moeldoko juga terindikasi digunakan sebagai alat untuk untuk mengancam persatuan dan kesatuan bangsa dengan cara merontokkan karakter anak bangsa.

“Kalau serangan fisik, masyarakat Indonesia sudah terlatih menghadapinya dan terbukti sulit bagi pihak mana pun karena kita sudah teruji. Namun kalau perang merontokkan karakter bangsa, saya tidak yakin kita akan kuat. Disinilah peran organisasi yang berwawasan dan berkonsep modern seperti AJO Indonesia ini,” tegas Moeldoko.

  DPR Disebut Terbaik Oleh LSM Jerman, Fahri Hamzah: Alhamdulillah

Lebih lanjut, Moeldoko menjelaskan bahwa saat ini generasi muda Indonesia tengah mengalami krisis di mana dalam survei terbaru disebutkan sekitar 80 persen generasi muda Indonesia pesimis dengan masa depan.

“Kenapa bisa demikian? Karena setiap hari mereka dijejali berita-berita yang tidak baik, berita-berita yang memprovokasi dan meruncingkan sikap permusuhan satu sama lain. Ini mengerikan,” ujarnya.

Oleh karena itu, purnawirawan Jenderal Bintang Empat ini berharap AJO Indonesia juga mengambil peran sebagai sebuah gerakan moral, politik sekaligus gerakan ekonomi serta menjadi solusi dan dalam memerangi dan menjawab berbagai persoalan yang mengancam semangat NKRI.

Dia tegaskan, bahwa pemerintah saat ini tengah berupaya bekerja dengan benar tanpa ada pretensi untuk membohongi publik ataupun mengada-mengada.

  Pansus TKA, Fadli Zon Di Warning Politikus Golkar

“Tak ada make up dalam setiap pemberitaan pemerintah yang benar benar bekerja ini. Saya tahu karena saya melihat dan turun langsung. Saya berharap ke depan AJO Indonesia bisa bekerjasama dan saling bahu-membahu dengan Kantor Staf Kepresidenan dan Pemerintah dalam mewujudkan pers sebagai Pilar Demokrasi Bangsa,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!