LIPUTAN.CO.ID

Nusantara

Pemkab Malteng Jual Beras Subsidi Per Kilo Seharga 4.000 Rupiah

Malteng, Liputan.co.id-Beli beras dari Bulog seharga Rp.8.100 per kilo gram, Pemda Maluku Tengah lewat Dinas Ketahanan Pangan menjual beras ke masyarakat sebesar Rp.4.000 per kilo.

Hal tersebut merupakan program subsidi pangan beras yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan tentunya selaras dengan program terobosan Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah.

Dinas Ketahanan Pangan diketahui siapkan 30 ton, dan dijual kepada warga pada beberapa kecamatan yakni kecamatan Kota Masohi, Kecamatan Salahutu, Kecamatan Pulau Haruku, Kecamatan Teluti dan Kecamatan Tehoru.

"Beras ini dapat dijual dengan harga sebesar Rp 4.000, per kilo karena pemerintah daerah mensubsidi harga beras tersebut sebesar Rp 4.100 per kilo dari harga bulog Rp.8.100 per kilo Tentu saja tujuan pemerintah daerah mensubsidi dan menjual beras kualitas baik dengan harga yang murah seperti ini, dimaksudkan agar ada kemudahan bagi pembeli atau masyarkat yang mungkin dihimpit kesulitan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan beras bagi keluarganya untuk beberapa hari ke depan menjelang Iebaran," ujar Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua saat resmi membuka penjualan beras subsidi di Kantor Kecamatan Kota Masohi, Jum'at 8 Juni 2018.

  DD Untuk Infrastruktur, Tuasikal Ingatkan Pemneg, Alokasikan 30 Persen Untuk Pekerja

Kesempatan tersebut Tuasikal ingatkan kepada para pembeli bahwa, Beras yang dijual saat ini tergolong lebih sedikit dibanding dengan kebutuhan masyarakat menjelang lebaran. Sehingga Ia berharap momentum ini dipahami dan disesuikan dengan ketersediaan Beras yang dijual.

"Karena penjualan beras ini semata-mata merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dalam mengurangi dan mengatasi kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat menjelang hari raya ldul Fitri di tahun ini," jelas Tuasikal.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rony Hetharia, dalam kesempatan tersebut mengatakan program subsidi pangan yang dilaksanakan merupakan program baru. Sehingga jika ada kekurangan dalam proses penjualan menjadi catatan untuk memperbaiki lebih lanjut.

"Stok (beras) yang disediakan sedikit. sehingga distribusinya hanya kepada beberapa kecamatan. Setiap KK hanya diperbolehkan beli 10 kilo saja. Ini beras bulog yang punya kualitas medium atau bagus. Yang kalau di pasar, dijual Rp.9 ribu sampai Rp.10 Ribu per kilo gram, Kita jual Rp.4000 per kilo ," tukas Heatharia.

  Pemda Aceh Bantu 6 Ribu Rumah Warga, Gubuk Asiyah Begini-Begini Saja

Penjualan beras subsidi juga dilakukan serentak oleh beberapa kecamatan salah satunya Kecamatan Pulau Haruku.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Kecamatan Pulau Haruku Havid Latuconsina, membenarkan Kecamatan yang dipimpinnya pagi tadi juga melakukan hal yang sama yakni menjual beras subsidi.

"Benar tadi beras subsidi yang merupakan progran dinas ketahanan pangan sudah tersalur sekitar 3 ton lebih. Kita punya stok 8 ton dan hari ini tidak terjual semua karena hari Jum'at. Dan besok dilanjukan lagi," ujar Latuconsina saat dihubungi Wartawan Liputan.co.id via telepon.

Latuconsina mengatakan meski sisa empat ton lebih yang belum terjual namun masyarakat telah mendaftakan diri untuk dapat beli pada sabtu besok.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!