LIPUTAN.CO.ID

Politik

Tak Diajak Menko Polhukam, Politikus PKS Minta Persennya

M Nasir Djamil & Arsul Sani

Jakarta, liputan.co.id – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengumpulkan elite partai politik pendukung pemerintah di kantornya, Jakarta, Senin 14 Mei 2018.

Pertemuan digelar antara lain membahas percepatan penyelesaian Revisi Undang-Undang Terorisme yang saat ini ada di DPR, seiring dengan semakin tingginya aktifitas teror di Indonesia.

Menyikapi pertemuan tersebut, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Nasir Djamil menawarkan agar pihaknya juga diundang.

“Ajak-ajak jugalah partai di luar koalisi, sebab setelah lobi ada laba,” kata Nasir, di Media Center DPR RI, Senayan Jakarta, Rabu (16/5).

Karena memang tidak diajak, anggota Komisi III DPR RI itu mengajukan permintaan kepada anggota partai koalisasi pendukung pemerintah dari PPP Arsul Sani.

  Politikus PKS: Argumentasi KPK atas Kasus Bank Century Lemah

“Saya minta persennya saja dari Pak Arsul,” kata Nasir, kepada Arsul yang ada di sampingnya.

Merespon pernyataan Nasir, Arsul yang juga bertugas di Komisi III DPR menyatakan kalau oposisi sudah seperti itu, pasti RUU Terorisme ini selesai.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!